Selamat datang di website ProFauna Indonesia | www.profauna.org

Para Selebritis Mendukung Kampanye ProFauna

Untuk Perlindungan Satwa liar




Daftar Isi

Selamatkan HUTAN dan SATWA LIAR Indonesia (SLANK)

 

Aktivitas ProFauna dalam mengkampayekan perlindungan satwa liar dan alam telah mengetuk hati sejumlah selebritis Indonesia untuk mendukung ProFauna. Beberapa selebritis yang mendukung ProFauna antara lain Slank, Cokelat, La Luna, Melanie Subono, Edie Brokoli, dll. Para selebritis ini bergabung dengan ProFauna secara sukarela alias tidak dibayar. Mereka kemudian membantu ProFauna dengan cara mereka masing-masing.

Slank aktif mengkampanyekan ProFauna lewat koran mereka, memakai t-shirt ProFauna dalam beberapa konser mereka, terlibat dalam pembuatan film konservasi íMenuju Kepunahaní dan bahkan mencantumkan logo ProFauna dalam salah satu album mereka.

Melanie Subono bahkan pernah ikut dalam pelepasan lutung ke habitatnya. Edie Brokoli pernah menghadiri acara ProFauna Members Meeting untuk berbagai pengalaman dengan anggota ProFauna lainnya yang datang dari berbagai daerah. Cokelat dan La Luna turut memberikan pesan konservasi di film íMenuju Kepunahaní yang diproduksi ProFauna.

Apa kata selebritis indonesia tentang perdagangan satwa langka?

  • Marissa Nasution

  • title="Marissa

    "There are some animals which are just not supposed to live in a cage. Some people may think it is some kind of luxury to own them. There is a reason why it is called Wild Life. Stop the trade. Think again."

  • Melanie Subono

  • title="Melanie

    "Gue merasa bahwa binatang itu juga punya rasa sakit dan juga perlu kasih sayang. Sudah seharusnya kita membantu mereka"

  • Kaka (Vokalis Slank)

  • title="Kaka

    "Stop kekejaman terhadap binatang. Jangan sakiti primata, karena kita semua bersaudara. Primata yang dikurung akan sedih karena terpisah dari keluarganya".

  • Abdee (gitaris Slank)

  • "Saya tidak tahu mengapa Tuhan menciptakan primata, namun yang saya tahu mereka tidak pantas ditangkap dan dibunuh!"

  • Kikan (Vokalis Cokelat)

  • title="Kikan

    "Sebaik apapun satwa liar dipelihara di rumah, namun tetap lebih baik mereka di habitatnya".

  • Ervin (Cokelat)

  • "banyak orang yang merasa sayang dengan satwa namun salah dalam mewujudkannya, yaitu dengan mengurungnya dalam sangkar. Lebih baik mereka hidup bebas di alam!"

  • Manik (Vokalis Laluna)

  • title="Manik

    "Segala yang bernyawa pasti punya perasaan. Bagaimana perasaan burung nuri dan kakatua yang dikurung dalam sangkar. Cobalah tempatkan posisi kita sebagai mereka (yang dikurung). Jadi sebaiknya biarkan mereka hidup bebas di alamnya sendiri".

Apa kata Bunda (Slank) tentang binatang?

Kembali ProFauna mendapatkan dukungan dari kalangan selebritis. Kali ini dukungan tersebut datang dari Bunda Iffet, manajer Slank sekaligus bunda bagi slankers Indonesia. Sebenarnya dukungan dari keluarga besar Slank ini bukan kali pertama yang diberikan. Ini adalah dukungan yang kesekian kalinya sejak Slank bergabung sebagai anggota ProFauna pada tahun 2002 silam.

Berikut adalah dukungan Bunda Iffet yang dituliskan dalam Koran Slank edisi 74>>Mei-Juni 2009.



Bundaku Sayang,
Sayangi Binatang yang Dilindungi


Bunda Iffet (Slank)Mari kita beramai-ramai dari musisi untuk peduli terhadap binatang yang dilindungi ini. Itu adalah sebuah kebanggaan juga buat kita bangsa Indonesia agar tidak kehilangan binatang asli Indonesia.

Di era globalisasi seperti ini sudah seharusnya kita manusia yang ada di dunia ini sebagai khalifah tentunya sudah sangat mengerti bahwa disamping itu ada makhluk lain yang perlu juga mendapat perhatian dari kita, yaitu binatang yang dilindungi adalah tanggung jawab kita semua. Jadi marilah kita bersama untuk membantu bagaimana agar bisa berjalan lancar memeliharanya sebelum binatang-binatang tersebut dilepas kembali ke habitatnya di alam. Karena binatang-binatang ini didapatkan kembali dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk dipelihara di rumah. Atau dari orang sudah sadar dan mengembalikan ke yayasan yang berhak memelihara dan mendidiknya yaitu ProFauna.

Mari kita bersama-sama menjadi anggota dari ProFauna. Umpamanya musisi dan juga dari penggemarnya agar ProFauna bisa berjalan terus dengan lancar dan tetap menjaga binatang-binatang dari Indonesia tetap berkembang sebagaimana mestinya. Selama ini sudah banyak binatang asli Indonesia yang dibawa lari ke luar negeri oleh karena itu beberapa tahun yang lalu ProFauna mohon bantuan dari musisi, diantaranya yang sudah menjadi anggota adalah grup Cokelat, Laluna dan Slank. Jadi dengan begitu banyaknya musisi di Indonesia ini sudah sepantasnyalah untuk sedikit membantu peduli kepada Yayasan yang peduli terhadap binatang yang dilindungi ini.

Mari kita beramai-ramai dari musisi untuk peduli terhadap binatang yang dilindungi ini. Itu adalah sebuah kebanggaan juga buat kita bangsa Indonesia agar tidak kehilangan binatang asli Indonesia.

Bunda akan cerita sedikit bagaimana mereka dari ProFauna itu menolong binatang-binatang agar bisa dikembalikan ke habitatnya. Di Malang, Jawa Timur ada tempat pemeliharaannya yang bagus karena pada waktu itu ada sebuah Foundation yang masih membantu membuatkan tempat tersebut dan semua pekerja disitu adalah sukarelawan dari anggota dan pecinta dan peduli terhadap binatang yang dilindungi itu.

Tempat tersebut seperti sekolahan aja. Binatang-binatang tadi dididik seperti seorang guru mendidik manusia. Sangat memerlukan kesabaran. Lebih sukar lagi dari mendidik manusia. Tapi mereka tetap sabar dan sangat berhati-hati karena lengah sedikit bisa-bisa kita sendiri yang terluka. Bunda menulis di sini karena memang sudah pernah melihat lokasi tersebut dengan Slank ketika sedang tur. Kami menyempatkan untuk menengok ke lokasi yang ada di Malang dan di Kalimantan. Jadi mudah-mudahan dengan tulisan Bunda, akan menjadi bertambah banyak anggota dari ProFauna ini agar jadi banyak yang peduli terhadap binatang yang dilindungi ini.

Mari kita beramai-ramai dari musisi untuk peduli terhadap binatang yang dilindungi ini. Itu adalah sebuah kebanggaan juga buat kita bangsa Indonesia agar tidak kehilangan binatang asli Indonesia. Tentunya mereka dari ProFauna membutuhkan dana untuk operasionalnya. Tidak usah bingung berapa besar sumbangannya. Tapi dengan menyisihkan Rp. 1.000; aja dari rejeki yang kita dapat. Lakukan semua karena Allah SWT, tidak dengan paksaan. Jadi seikhlasnya aja yang mau menyisihkan Rp. 1.000; Itu sudah sangat menolong dan sangat berguna bagi pemeliharaan binatang yang dilindungi itu.

Sebetulnya banyak sekali bagi musisi untuk menjadi perhatian yang positif selama kita masih bisa berkarya. Agar musisi bisa berkarya dengan kepanjangan asal kita ingat siapa-siapa aja yang perlu dibantu. Contohnya Slank bisa berkarya sudah 25 tahun itu karena kami selalu menyisihkan sebagian dari hasil setiap show untuk keperluan-keperluan yang sangat membutuhkan. Mudah-mudahan kita semua bisa saling tolong-menolong, walau mungkin tidak berarti buat kita, tapi berguna bagi mereka yang membutuhkannya.

Itulah sedikit laporan pandangan mata dari salah satu kegiatan Slank selama ini yang dilakukan. Bunda nggak bermaksud sombong, tapi sekedar mengajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berguna bagi Nusa dan Bangsa Indonesia. Sekiranya cukup sekian tulisan Bunda untuk mengajak bangsa Indonesia untuk berpartisipasi dalam menanggulangi binatang yang dilindungi dari kepunahan.


Amin



Salam Bunda selalu
PLUR (Bunda Iffet V Sidharta)

Wawancara dengan Slank di Kompas Kita rubrik Tokoh Pilihan tentang Lingkungan Hidup (Jum'at, 10 Juli 2009)

Lebih jelasnya kunjungi http://kita.kompas.com/

  • Gris Novitasari - Malang

  • Tentang Lingkungan Hidup : Saya dengar grup Slank peduli dengan satwa liar. Kontribusi apa yg sudah dilakukan Slank dalam mengkampanyekan kepeduliannya untuk satwa liar dan habitatnya?


    Ridho: Kepedulian Slank untuk satwa liar (langka) salah satunya bergabung dengan Pro Fauna. Dan yang pasti kalau ada hewan langka yang dipelihara kerabat dan orang terdekat kita, ya pasti kita peringatkan!

  • Anne Bonita - Denpasar, Bali

  • Waktu gue ke Pantai Kuta beberapa tahun lalu, gue liat Slank nglepas anak penyu ke laut.maksudnya apa yah?


    Ridho: Maksudnya, penyu adalah satwa langka, bertelurnya cukup lama. Mengapa di Bali? Karena ternyata penyu menjadi santapan masyarakat Bali atau makanan tradisi di Bali. Dan salah satu tugas kita saat itu memberikan kesadaran kemungkinan punahnya hewan penyu ini.

  • Jack Prayudhi - Asal Bengkulu

  • Kabarnya Slank peduli dengan satwa liar indonesia? Bentuk apa sih kepeduliannya itu!, banyak pemuda-pemudi Indonesia saat ini yang ternyata gak bangga pada produk atau milik negara Indonesia! kadang mereka justru gak tau tentang kekayaan Indonesia khususnya alam kita yang memiliki puluhan satwa khas Indonesia! nah kira2 bagaimana cara slank yang katanya peduli satwa Liar bisa membangunkan pemuda-pemudi Indonesia untuk peduli dengan satwa liar khas Indonesia!


    Riho: Menurut gue kebanggaan terhadap produk dalam negeri faktor utamanya adalah kualitas akan berbanding lurus dengan kebanggaan. Karena kita gak bisa memaksakan konsumen untuk menggunakan produk dalam negeri sementara produk tersebut jarang ditemukan di pasaran karena dibanjiri produk produk China, sampai-sampai batik aja batik China, hehehe. Menurut gue, hewan adalah salah satu mata rantai kehidupan, dan apabila salah satu mata rantai itu putus yang terjadi adalah ketidak seimbangan alam. Gue liat di berita kalo gajah lampung sudah mulai masuk dan merusak pemukiman penduduk bahkan ada warga yang terbunuh. Ini karena habitat mereka dirusak, apa loe mau rumah loe dirusak?

  • Made Astuti - Malang

  • Slank itu peduli pelestarian satwa liar dengan bergabung dengan ProFauna. Sebetulnya bagaimana sih pandangan Slank tentang satwa liar itu?


    Ridho: Satwa liar yang ada di Indonesia menurut gue adalah kekayaan yang diberikan Tuhan buat kita. Dan satwa di Indonesia sangat spesifik dan eksotik, mulai dari ujung Aceh sapai Papua mereka memiliki satwa yang khas. Kalo sering lihat Discovery channel atau video dokumenter yg judulnya Earth, gue yakin loe gak akan mau hewan-hewan itu punah. Dan gue gak mau anak-anak gue hanya tau hewan-hewan itu hanya sebagai arsip.

  • Akhmad Masun - Kec.Bekasi Selatan Bekasi

  • Kita semua tahu kalau kerusakan lingkungan di Indonesia parah. Mulai dari penggundulan hutan, penambangan sampai dengan peralihan fungsi hutan menjadi sawah dan lain-lain. Sebagai salah satu group musik yang cukup legendaris di Indonesia saya yakin Slank mampu memberikan andil secara langsung ataupun tidak langsung atas kondisi ini. Apa pendapat Slank tentang kerusakan lingkungan ini dan tindakan nyata apa yang akan dilakukan ?


    Ridho: Ridho: Hukum mati pembalak liar!!!