Selamat datang di website ProFauna Indonesia | www.profauna.org

Forest Campaign | 30 Juli 2010
Home Arsip Forest Campaign Program Edukasi Pelestarian Hutan di Jawa

Program Edukasi Pelestarian Hutan di Jawa




Daftar Isi

Hutan di Pulau Jawa Terancam

Kondisi hutan di Pulau Jawa semakin memprihatinkan dan mengancam kehidupan masyarakat dan kelestarian satwa endemic Jawa. Berdasarkan data laju deforestasi yang dikeluarkan oleh departemen kehutanan periode 2003-2006, diketahui bahwa laju deforestasi terbesar terjadi di sumatera yaitu sebesar 268 000 Ha/tahun atau 22,8% dari total angka deforestasi rata-rata di Indonesia sebesar 1,17 juta Ha/th, hal ini diikuti dengan Pulau Kalimantan sebesar 239 ribu Ha/th (20,4%), Pulau Sulawesi sebesar 114,7 ribu ha/th (9,8 %), dan Pulau Jawa sebesar 2,5 ribu ha/tahun atau (0,2%).

Meskipun laju deforestasi di Pulau Jawa paling kecil, namun hutan yang tersisa sedikit di Pulau Jawa sangatlah vital. Pulau Jawa sebagai pulau dengan penduduk terpadat, adalah sebuah pulau yang nyaris kurang terperhatikan kondisi hutannya. Padahal, hutan yang ada di Pulau Jawa juga menyimpan begitu banyak satwa endemik yang langka yang akan terancam punah misalnya elang jawa, owa jawa, lutung jawa, kukang, surili, dan badak jawa. Hutan di Jawa juga sangat vital dalam menjaga ketersedian air yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Jika dihitung secara konservatif dengan laju deforestasi yang tetap maka saat ini pengurangan jumlah hutan yang ada di jawa selama kurun waktu 2007-2010 saat ini adalah seluas 10.000 Ha. Penyumbang terbesar terjadinya deforestasi untuk wilayah Pulau Jawa adalah Jawa Timur, yaitu sebesar 438,1 ha/tahun.

Apa yang dilakukan ProFauna?

ProFauna sangat peduli untuk kelestarian hutan di Jawa, karena hutan di Jawa kian menyusut sementara jumlah penduduk adalah yang paling padat di Indonesia. Program pelestarian hutan di Jawa yang dilakukan oleh ProFauna meliputi:

  • Pendataan biodiversitas satwa dan tumbuhan yang ada di hutan di Jawa
  • Mendorong penegakan hukum
  • Penghijauan
  • Pendidikan dan kampanye

ProFauna percaya bahwa pendidikan sangatlah vital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan generasi muda akan pelestarian hutan. Untuk itu ProFauna banyak melakukan pendidikan tentang hutan antara lain pemutaran film konservasi hutan di desa-desa dan pendidikan untuk anak sekolah. ProFauna mengajak anak-anak atau generasi muda untuk mengenal hutan melalui kegiatan permainan dan petualangan di hutan.

Penegnalan tentang pelstarian hutan juga dilalukan oleh pusat pendidikan konservasi alam ProFauna yang bernama Petungsewu Widlife Education Center (P-WEC). P-WEC secara rutin mengadakan camp untuk generasi muda untuk mengenal lebih jauh tentang hutan.

ProFauna bersama masyarakat setempat juga melakukan penghijauan di kaki Pegunungan Kawi dengan menanam berbagai jenis pohon. Kebanyakan jenis pohon yang ditanam adalah pohon buah-buahan. Nantinya masyarakat local diperblehkan memanen buah nagka tersebut, dengan catatan pohonnya tidak ditebang.

Dimana areal kerja ProFauna untuk pendidikan tentang pelestarian hutan?

Untuk saat ini ProFauna melakukan program edukasi tentang pelestarian hutan di tiga kawasan yaitu Taman Hutan Raya (Tahura) R. Sperjo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dan Pegunungan Kawi. Tahura R Soerjo adalah sangat vital dalam menjaga fungsi hidrologis di Jawa Timur dan juga menjadi habitat lebih dari 100 jenis burung. Sedangkan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga menyimpan kekayan hutan hujan tropis yang tersisa dan menjadi tujuan eco-tourism utama di Jawa Timur.

Link terkait: