Selamat datang di website ProFauna Indonesia | www.profauna.org

ProFauna Kampanye Anti Perdagangan Penyu Sisik dengan membawa 'Penyu Raksasa'




Penyu Raksasa mendarat di depan Hard Rock Cafe Kuta - BaliPenyu Raksasa mendarat di depan Hard Rock Cafe Kuta - Bali

Siang itu 18 Maret 2003 matahari memancarkan sinarnya dengan kuat di Pantai Kuta Bali. Cuaca cerah sekali. Langit biru menambah keindahan suasana Pantai Kuta yang sempat 'porak poranda' dengan bom beberapa bulan yang lalu. Wisatawan asing terlihat mulai banyak di Pantai Kuta, berbaur dengan wisatawan lokal. Terlihat Kuta mulai bangkit kembali sebagai pusat wisata di Bali.

Di siang yang terik itu Pantai Kuta heboh, bukan karena bom, namun karena ada 'penyu raksasa' yang mendarat persis di depan Hard Rock cafe. Benar-benar besar, sekitar 12 meter! Wisatawan mau nggak mau akhirnya tertarik untuk melihat 'penyu raksasa' itu. Di samping 'penyu raksasa' itu terbentang spanduk merah menyala dengan tulisan 'STOP SLAUGHTERING TURTLE!'. Itu memang bukan penyu betulan, hanya balon penyu yang sepintas memang mirip penyu betulan. Itu adalah bagian dari kampanye ProFauna Indonesia untuk menentang pembantaian penyu.

Dua orang anggota ProFauna yang cantik dengan memakai kaos hitam bergambar logo ProFauna membagi-bagikan sticker bertuliskan "Stop Slaughtering Turtle Now' ke wisatawan yang lewat depan Hard Rock café. Satuan Tugas Pantai Kuta terlihat juga gembira dengan kampanye ini. Mereka ikut mengamankan kampanye ini dengan suka cita.

Perjuangan anggota ProFauna dalam menghandling 'penyu raksasa' itu tidak sia-sia. Kampanye anti perdagangan penyu sisik ini ditayangkan di banyak stasiun TV seperti RCTI, SCTV, INDOSIAR, TV 7, TVRI dan Bali TV. Belum lagi media cetak yang banyak memuat aksi langka ini lengkap dengan fotonya. Anggota ProFauna puas dan bangga. Anggota ProFauna lainnya yang tidak ikut kampanye ini turut gembira ketika menyaksikan aksi ini di televisi.

Kampanye anti perdagangan penyu sisik yang digelar di depan Hard Rock café Kuta itu hanyalah sebagai pembuka kampanye ProFauna yang dimulai tahun ini. Kampanye serupa juga akan diadakan di Yogyakarta, Makasar dan Jakarta. Kota-kota ini diidentifikasi sebagai pusat perdagangan suvenir yang terbuat dari karapas penyu sisik. Siap-siaplah anggota ProFauna di Yogya, Jakarta dan Makasar untuk menyambut 'penyu raksasa' di kota anda!

Selain kampanye dengan membawa 'penyu raksasa', ProFauna juga akan mendorong dan juga mendanai program-program penyitaan produk penyu sisik yang dilakukan oleh polisi kehutanan. Perdagangan souvenir dari penyu sisik harus dihentikan sekarang juga!