
ProFauna Indonesia bekerja untuk isu perlindungan penyu di Bali sejak tahun 1999. Kabar menggembirakan bagi upaya pelestarian penyu karena pada tahun 2010 anak penyu yang dilepas di Pantai Kuta Bali meningkat 56%.
Tentang ProFauna Bali Representative
Sejak tanggal 15 Maret 2001 ProFauna secara resmi membuka kantor cabang di Bali. Pembukaan kantor di Bali ini dilatarbelakangi banyaknya permasalahan satwa liar, khususnya penyu yang ada di Bali.Selengkapnya...
Program Penyu di Pantai Kuta
Siapa yang tak kenal dengan keindahan Pantai Kuta Bali? Pantai ini setiap hari selalu ramai dikunjungi wisatawan luar dan dalam negeri untuk menikmati deburan ombaknya yang terkenal.Selengkapnya...
Program Penyu di Kabupaten Klungkung
Sejak tahun 2003 ProFauna Bali bersama dengan masyarakat pesisir di Kabupaten Klungkung, menyelamatkan ratusan tukik (anak penyu) yang menetas di sepanjang pantai selatan Klungkung daratan.Selengkapnya...
Supported by

anda menemukan penyu di bali?
Kami siap menyelamatkan penyu hubungi kami (24 jam)
8085800
Enam dari tujuh jenis penyu didunia, dapat ditemukan di perairan laut Indonesia. Keenam jenis penyu tersebut adalah penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu pipih (Natator depressus), dan penyu belimbing (Dermochelys coriacea).
Penyu adalah satwa yang tetap bertahan hidup semenjak 100 juta tahun yang lalu pada jaman cretaceous dan tetap lestari hingga sekarang. Namun dalam 50 tahun terakhir ini populasi penyu di alam terus menurun dengan drastis dan dan dikawatirkan akan punah jika tidak ada upaya untuk melestarikannya.
Pertumbuhan penyu sangatlah lambat, mereka mencapai usia dewasa untuk kawin dan bertelur rata-rata pada umur 30 tahun. Musuh alami penyu sangatlah banyak. Ketika mereka bertelur di pantai, seringkali telur-telur tersebut menjadi santapan anjing, babi dan juga manusia.
Di laut anak penyu yang disebut tukik, juga menghadapi ancaman dari pemangsa seperti ikan-ikan besar, kepiting dan burung. Menurut para ahli bahwa dari 1.000 ekor tukik hanya 1 ekor yang mampu bertahan hidup hingga dewasa!
APA YANG DAPAT ANDA LAKUKAN ?
Tidak membeli dan mengkonsumsi daging dan telur penyu untuk kepentingan komersil
Tidak membeli produk-produk yang terbuat dari bagian- bagian penyu
Tidak menggangu penyu bertelur
Tidak membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik
Tidak melakukan pembangunan besar di sekitar pantai- pantai peneluran penyu