Supporter Corner | 01 Maret 2010
Supporter Corner » Arsip » Pelatihan Supporter ProFauna 2010
Pelatihan Supporter ProFauna 2010

Supporter ProFauna dari berbagai daerah antara lain Malang, Jakarta, Yogyakarta, Bali dan Bengkulu mengasah ilmu konservasi alam dalam acara bertajuk Pelatihan Dasar Supporter ProFauna yang diadakan pada tanggal 26-27 Februari 2010. Pelatihan yang diadakan di Petungsewu Wildlife education Center (P-WEC) dan hutan di lereng Gunung Kawi itu diikuti oleh 23 Supporter ProFauna.
Dalam pelatihan itu Supporter ProFauna diberi berbagai materi seputar konservasi satwa liar dan hutan, antara lain prinsip dasar konservasi satwa liar, hukum perlindungan satwa liar, konservasi hutan, birdwatching dan sejarah ProFauna. Materi yang dikemas di ruangan dan outdoor itu berjalan penuh dengan antusias dan semangat tinggi. Meskipun hujanm peserta pelatihan dengan ceria mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan yang diadakan setahun sekali itu.
Salah satu materi yang membuka wawasan Supporter adalah materi sejarah ProFauna. Peserta pelatihan menjadi kagum dengan semakin mantap mendukung ProFauna setelah mereka tahu bahwa ProFauna itu dibangun mulai nol dan tumbuh dari Indonesia yang kemudian go internasional. Materi lain yang membuat peserta menjadi betah adalah materi edukasi hutan yang diberikan oleh Atik dan Irul dari P-WEC. Peserta diajak untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang misteri hutan. Meskpun beberapa peserta berlatar belakang pendidikan dokter hewan dan biologi, namun mereka merasa masih banyak yang belum mereka ketahui tentang hutan itu sendiri.

Pelatihan Supporter semakin hangat karena dua pendiri ProFauna, Rosek Nursahid dan Made Astuti, terjun langsung sampai ikut camping di hutan. Supporter memanfaatkan kesempatan ini untuk langsung diskusi dengan pendiri ProFauna itu di sela-sela rangkaian pelatihan yang padat. Seorang supporter dari Jakarta mengatakan, "saya kagum dengan ProFauna, semoga ProFauna bisa berkembang pesat dan kuat secara keuangan, sehingga bisa lebih banyak berbuat untuk satwa liar dan hutan Indonesia".
Di akhir pelatihan, semua peserta membentuk lingkaran dan kemudian menyatukan tangan. Dengan suara lantang dan penuh semangat mereka kemudian mengangkat tangannya tinggi-tinggi sambil meneriakan, "ProFauna yesss!"