Suara Satwa (Media Informasi ProFauna Indonesia)

Volume XII No.1/Januari-Maret 2008

Mengintip Burung Blekok Sawah Di Tegal Besar Kabupaten Klungkung




Pada awal bulan Pebruari 2008 saya bersama Bli Wayan panggilan akrab Koordinator ProFauna Bali Office, mau mengambil gambar suasana Desa Tegal Besar, untuk membuat film dokumenter tentang “Perlindungan Penyu di Tegal Besar”, Kabupaten Klungkung Bali.

Pada pagi itu suasana desa yang asri dengan suara burung yang berkicau, Desa Tegal Besar mata pencaharian masyarakatnya rata-rata petani dan nelayan dengan pantai pasir hitamnya yang eksotik dan ombak tingginya khas Pantai selatan, kita mengambil gambar pintu masuk desa dengan sawahnya yang hijau dan Candi Bentar (gapura masuk desa) dan kita mengambil gambar Bale Banjar (kalau nasional Rukun Warga di Bali disebut Banjar) Desa Tegal Besar dengan Bale Kulkul (tempat kentongan). Bale Banjar biasanya dipakai untuk banyak kegiatan keagamaan, kesenian danlainlain.

Kemudian menuju pantaiyang indahdan elokdengan pasir hitamnya tempat mendaratnya penyu lekang (Lepidochelys olivacea) untuk bertelur, biasanya penyu lekang bertelur 50- 168 butir, lama pengeraman 48-62 hari. Warga Desa Tegal Besar menjaga telur itu dari pemangsa seperti anjing dan air laut yang naik ke darat, jadi dibuatkan tempat untuk menetaskan telur penyu itu, setelah menetas dan jadi tukik, tukik tersebut dilepaskan kembali ke pantai Tegal Besar dan akan kembali 30 tahun kemudian ke pantai Tegal Besar untuk bertelur, dari 1.000 yang kita lepas hanya 1 yang hidup sampai dewasa.

Di pantai Tegal Besar Bli Wayan mengambil gambar pemandangan pantai dengan ombaknya yang besar, sambil memesan kopi hitam khas bali kita ngobrol dengan seorang warga bersama cucunya, warga tersebut cerita tak bisa melaut karena ombak besar dan dia juga cerita pantai ini dulu luas sekarang menyempit karena abrasi, benar kata kakek tersebut villa di bibir pantai yang dipagar tembok sudah mulai terkikis karena ombak pantai.

Bulan ini memang di Bali lagi musim ombak besar pengaruh dari Australia.Di Australia lagi ada badai Nicholas, Pantai Kuta yang terkenal di dunia saja ditutup beberapa hari karena ombak besar dan pasir pada naik ke jalan raya.

Dari kejauhan saya melihat burung blekok sawah (Ardeola speciosa) ada di pohon beringin. burung blekok sawah di tegal besar banyak yang bersarang di halaman rumah penduduk, penduduk disini peduli dengan lingkungan dan satwa liar, akhirnya kita menuju ke pohon beringin yang rindang disamping Pura Segara Tegal Besar.

Bli Wayan dengan handycam memulai ambil gambar burung blekok sawah yang sedang bercengkrama, saya tidak lupa mau ambil gambarnya dengan kamera pocket tapi karena kamera biasa jadi ya tidak dapat apa-apa, benar indah suasana desa yang asri dengan satwa liar yang bersahabat dengan warga desa Tegal Besar yang ramah, kita tidak perlu repot bawa binokuler sudah bisa melihat burung blekok sawah dengan jelas, apalagi waktu sore hari burung-burung tersebut pulang ke halaman warga, tanpa ada gangguan mereka bisa bersarang dengan aman dan membesarkan anak-anak mereka tanpa takut diambil dan diburu orang, semoga banyak desa yang seperti Tegal Besar yang warganya sangat peduli pada lingkungan dan satwa liar.

Dionisius Utama, Staf ProFauna Bali Office

 

Kembali  |  Index  |  Home